Sabtu, 29 September 2012

Turki - Pamukkale - Konya - Cappadocia


Dari Pamukkale, saya menginap di hotel C&H. Hotel ini terletak di tengah-tengah gurun yang menurut info di kelilingi oleh gunung kapur.


View Larger Map


Hotel ini lumayan bagus. Makan pagi yang disajikan juga termasuk yang "masuk" di lidah orang Indonesia. Walaupun ada beberapa yang asing, tapi masih bisa dikonsumsi oleh kita.

Hotel C&H, Pamukkale

Perjalanan dilanjutkan ke kota Cappadocia. Sebelumnya, saya mengunjungi dulu situs kuno The Ancient City of Hierapolis. Situs ini menurut legenda, dibangun oleh Dewa Apollo.  Anda akan menemukan sebuah mata air panas, berbentuk terrance, yang sangat indah. Airnya yang bening menambah indahnya mata air ini. Hati-hati bagi anda yang ingin berendam atau sekedar jalan-jalan di mata air ini. Anda wajib membuka sandal / sepatu anda, dan jalan lah perlahan-lahan, karena sangat licin. Di tempat ini juga anda akan melihat reruntuhan bangunan-bangunan kuno.





Tepatnya Hierapolis anda bisa lihat di peta online Google di bawah ini


View Larger Map

Setelah makan siang, saya berkesempatan mengunjungi Mevlana Museum, di kota Konya. Di museum ini terdapat koleksi peninggalan Islam aliran Sufi.


Dan, sebelum sampai ke Cappadocia, masih di kota Konya, saya berhenti di Sultanhani Caravanserai. Sebetulnya "tidak ada" yang bisa dilihat di tempat ini, setidaknya ini yang dikatakan Miss Mine, tour leader lokal kami. Tapi saya tetap merasa takjub, karena tempat ini dulunya digunakan sebagai "hotel" atau tempat persinggahan bagi para pedagang yang bepergian jauh menjajakan dagangannya. Hotel yang dibangun tahun 1229 oleh Alaattin Keykubat ini merupakan hotel terbesar kala itu.


Kami tiba di kota Cappadocia malam hari. Di kota ini, kami menginap di hotel bintang 5, Suhan Hotel. Di tulisan mendatang, saya akan menceritakan tentang pengalaman saya naik balon udara dan menonton tarian perut ala Turki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar